Serangan terhadap Facebook

Saat ini Facebook menyimpan data-data dari 1,28 miliar penguna aktif mereka, lebih banyak dari layanan lain di dunia ini. Para pengguna tersebut memberikan kontribusi untuk model bisnis Facebook. Tanpa mereka, Facebook dalam krisis. Lima belas alasan baik diungkap Facebook dalam berita aktual mereka. Salah satunya adalah mengenal pengguna dengan baik. Kualitas Newsfeed berpengaruh terhadap pendapatan iklan. Waktu bagi konten pertemanan lebih sedikit dibandingkan pesan iklan.

Bukan hal yang baru Facebook mendapat masalah dengan spammer yang membuat profile dalam jumlah besar. Menurut prediksi, jaringan tersebut menyimpan 5 sampai 15 juta spam profile. Profile tersebut dimanfaatkan untuk mengeruk keuntungan dari rekayasa Like atau untuk mengganggu strategi iklan kompetitor dengan banyaknya iklan yang ditampilkan. Hal ini membuat pengguna tak nyaman dan menurunkan nilai sistem iklan Facebook.

Iklan konvensional juga menjadi masalah bagi Zuckerberg. Sejak 2011 pendapatan perusahaan tersebut 85 persen berasal dari pengguna iklan. Ketergantungan terhadap pengguna online ini berisiko besar sehingga saat ini sedang ditelti apakah iklan online benar-benar efektif, seperti yang diharapkan Facebook, Google dan layanan semacamnya. Mereka harus punya sumber pendapatan baru. Kepada para investornya, Mark Zuckerberg bermain dengan waktu. Visinya bakal terwujud dalam waktu lima sampai 10 tahun ke depan.

Apa yang ia maksudkan dan bagaimana rencananya, hanya dia yang tahu. Jelasnya, Facebook ingin memperluas wilayah dominasi mereka. Tak hanya sekadar jaringan sosial media, namun sampai keseharian penggunanya yang bahkan di luar aktivitas Internet mereka. Salah satunya perusahaan tersebut membeli data-data dalam jumlah besar untuk dapat menarik konsumen offline maupun online dengan iklan yang diminati. Perusahaan Acxiom asal AS saja menyediakan data-data lebih dari beberapa ratus juta kartu konsumen Amerika Serikat.

Dari Jerman, Facebook menarik data-data anonim 44 juta konsumen, hanya untuk mengetahui daya beli mereka berdasarkan lokasi tinggalnya. Di sisi lain, Facebook ingin menguasai arena-arena tempat berkumpulnya data. Pembelian layanan Instagram, WhatsApp dan Oculus yang bernilai miliaran dollar AS mengindikasikan bahwa Facebook tidak hanya memonopoli akses pertemanan, melainkan juga sebisa mungkin menguasai keseharian para penggunanya.

Posted in Berita | Leave a comment

Peranti Canggih Untuk Rumah Anda

Teknologi selalu berkembang, tak berhenti di satu titik saja. Produsen pun selalu berlomba-lomba mencari inovasi yang lebih baik untuk masing-masing produknya. Berbagai fitur ditanamakan di dalam produk mereka, salah satunya fitur yang menyambungkan produk dengan aplikasi pada smart phone, sehingga dapat dijangkau dari segala tempat tanpa berbatas waktu.

Selain menambah fitur kontrol jarak jauh, para produsen memperbarui peranti mereka untuk memecahkan masalah yang sering ditemui. Misalnya saja vacuum cleaner dari Sharp yang dibuat untuk membasmi tungau serta mesin cuci terbaru LG yang bisa mempercepat waktu mencuci. Yuk, intip satu persatu!

Philips Smart Air Purifier

Air purifier dapat membantu memperbaiki kualitas udara di dalam ruang. Alat ini menghirup udara yang kotor, menjernihkannya, lalu mengeluarkan udara yang lebih bersih ke luar. Selalu ada inovasi untuk alat ini, salah satunya adalah yang dikeluarkan Philips, yakni Smart Air Purifier. Berbeda dengan air purifier lain, pada jenis ini Anda dapat mengendalikan semua fitur yang ada dari jarak jauh melalui telepon genggam Anda.

Melalui aplikasi di telepon genggam, Anda akan dapat dengan mudah mengecek berapa lama keempat filter udara pada air purifier akan bertahan dan kapan harus mengganti filternya. Melalui aplikasi tersebut, Anda juga dapat mengontrol kecepatan kipas. Anda dapat memasang mode otomatis agar Smart Air Purifier dapat menyesuaikan kecepatan kipasnya sesuai dengan tingkat kualitas udara, atau mode manual jika Anda ingin memilih kecepatan yang diinginkan. Yang tidak kalah canggihnya, Smart Air Purifier ini dapat terhubung dengan wifi, sehingga Anda dapat menempatkannya di mana saja.

Philips Hue

Philips Hue merupakan lampu pintar yang memungkinkan Anda untuk mengontrol pencahayaan di rumah Anda menggunakan smartphone. Anda bukan hanya bisa mengontrolnya dengan memencet tombol pada telepon genggam, namun Anda dapat melakukannya dengan perintah suara (Siri atau HomeKit). Menarik, kan?

Dengan mengunduh aplikasi, Anda dapat menyalakan, mematikan, dan meredupkan lampu di rumah Anda di mana saja, bahkan dari jarak jauh sekalipun. Untuk mendapatkan kemudahan ini, Anda harus membeli satu paket yang terdiri dari sistem pengontrol dan dua buah lampu. Anda dapat menambah jumlah lampu hingga 50 buah, tanpa harus membeli lagi sistem pengontrolnya. Saat ini, produk Philips Hue belum tersedia di Indonesia.

Simak juga suplier resmi Jual genset Bali yang memberikan garansi resmi dan potongan harga pada setiap pembelian unit barunya.

Posted in Rumah | Leave a comment

Tersembunyi Tapi Sangat Berarti

Tahukah Anda bahwa ruang servis sebenarnya sudah ada sejak lama? Tetapi sebutannya saja yang berbeda. Misalnya pada rumah tradisional Betawi. Rumah ini berbentuk rumah panggung yang memiliki tata ruang mirip dengan rumah modern, yaitu terdiri dari ruang publik, ruang pribadi, dan ruang servis. Ruang publik berada di teras depan, biasa disebut amben. Ruang pribadi seperti kamar berada di tengah, biasa disebut pangkeng. Sementara area servis adalah dapur yang biasa disebut srondoyan.

Seiring perkembangannya, istilah ruang servis mulai banyak dikenal. Hingga kini ruang servis tidak hanya terdiri dari dapur, tetapi juga meliputi gudang, ruang cuci, setrika, dan jemur, serta kamar tidur dan kamar mandi asisten rumah tangga. Fungsi Ruang Servis Sesuai dengan namanya, ruang servis memiliki fungsi untuk menservis atau menunjang ruang lainnya agar kebutuhan seharihari di dalam rumah terpenuhi. Contohnya baju yang tergantung rapi di lemari tentunya telah dicuci dan disetrika di area servis terlebih dahulu.

Bahkan, asisten rumah tangga yang mengerjakan semuanya itu pun terlebih dahulu “diservis” dengan memiliki kamar tidur dan kamar mandi yang nyaman agar dapat bekerja maksimal. Berdasarkan fungsinya, ruang servis terbagi menjadi 3 area, yaitu area bekerja, area simpan, dan area tinggal. Area bekerja adalah tempat pekerjaan servis dilakukan, seperti ruang cuci, ruang setrika, ruang jemur, dan dapur kotor. Area simpan merupakan tempat menyimpan alat-alat pendukung kegiatan servis yang biasa disebut gudang. Sedangkan area tinggal adalah tempat asisten rumah tangga beristirahat dan membersihkan diri, seperti kamar tidur dan kamar mandi.

Ruang Servisku

Inilah ruang servis kami yang selalu bersih dan rapi. Di ruangan ini biasanya dilakukan kegiatan mencuci, menjemur, dan menyetrika. Tidak hanya itu, ruang servis lainnya juga selalu kami perhatikan untuk menunjang seluruh aktivitas di rumah kami.

Tips

Lokasi area servis sebaiknya saling berdekatan agar tercipta sirkulasi yang e­ sien. Misalnya ruang cuci, jemur dan setrika sebaiknya berdekatan. Jika ada lahan yang memadai, ruang cuci, jemur, dan setrika bisa disatukan dalam satu ruangan. Jagalah kebersihan ruang servis, agar pakaian yang sudah bersih tidak kotor kembali. Ruang jemur sebaiknya berada di lantai atas dan terbuka, agar pakaian kering karena terkena panas matahari. Tidak hanya menggunakan panas dari mesin outdoor AC.

Selain itu juga agar kenyamanan rumah tetap terjaga perlu adanya sebuah genset yang berguna sebagai sumber listrik alternatif ketika listrik dari PLN sedang padam. Untuk mendapatkan harga yang murah bisa membelinya pada Distributor resmi jual genset Cummins Jakarta.

Posted in Rumah | Leave a comment

Anak Populer Masa Kini Bagian 2

Kembangkan Kemampuan Sosial

Nah, bagi Mama Papa dengan anak yang mengidolakan temannya ataupun sebaliknya, dorong terus untuk selalu memperluas pertemanan. Tak hanya di sekolah, melainkan juga di lingkungan rumah. Masa-masa duduk di bangku TK adalah momen dimana mereka mulai mengembangkan kemampuan sosial. Kelak, pada beberapa tahun ke depan, kemampuan ini dibutuhkan untuk membentuk persahabatan. Selain itu, ketika anak berteman, baik sebagai idola ataupun yang diidolakan, tetap perhatikan plus-minus yang mungkin terjadi. Bila teman yang diidolakan atau sebaliknya bisa membawa pengaruh positif, anak akan terpacu untuk belajar berbagi mainan atau berbagai kue/ makanan, misal. Sebaliknya, akibat negatif juga perlu diwaspadai karena pertemanan ini.

Misalnya, anak meniru temannya itu yang ternyata cenderung bossy atau suka main perintah pada orangtua/ pengasuhnya. Adakalanya anak-anak seperti ”lupa diri” kalau sudah bermain. Alih-alih istirahat siang/sore, justru seharian mereka bermain. Untuk itu, perlu dibatasi waktu bermain mereka, setidaknya 1—2 jam. Selain si prasekolah ada waktu untuk tidur/istirahat siang/sore, juga bila terlalu lama bisa membuat anak kelelahan nantinya. Beri tahu si prasekolah dan temannya bahwa kegiatan bermain sudah selesai dan bisa dilanjutkan kembali esok hari.

Di sini si prasekolah sekaligus belajar untuk menaati jadwal hariannya. Umumnya, si prasekolah pada tahapan ini ”mengidolakan” temannya yang sama jenis kelaminnya, teman sepermainan di sekolah atau di sekitar rumah. Selanjutnya mereka semakin akrab dan masing-masing cepat menyesuaikan diri sehingga seperti teman dekat atau sahabat. Tapi jangan heran, adakalanya mereka juga ”bertengkar”, entah karena memperebutkan sesuatu mainan atau masing-masing ngotot memaksakan temannya untuk melakukan suatu akvitas tertentu. Bila hal tersebut terjadi, Mama bisa mencoba untuk menjadi penengah atau mediator atas pertikaian yang berlangsung. Misalnya, anak ingin bermain pasel tapi temannya lebih suka mewarnai gambar. Mama perlu memahami bahwa si prasekolah dan temannya ingin melakukan hal berbeda. Tanyakan, kira-kira permainan apa yang bisa dilakukan bersama.

Posted in Parenting | Leave a comment

Anak Populer Masa Kini

Anak yang mudah beradaptasi, umumnya lebih disukai dalam pergaulan. Tak heran bila ia cukup populer di kalangan temantemannya. “Dian… Dian… main, yuuuk…!” Kata-kata itu diucapkan berulang dengan kompak oleh suara-suara mungil dari balik pagar rumah. Terlihat dua gadis cilik berdiri sambil memegang mainan. Dian yang sedang mewarnai gambar di ruang keluarga, langsung bergegas membuka pintu rumah. Ia tampak senang menyambut temantemannya. Kedua bocah cilik itu pun sumringah begitu melihat Dian muncul dari balik gerbang.

Ketiganya lalu asyik bermain, mereka ketawa-ketiwi bersama. Esok harinya, kembali Dian disambangi teman-temannya. Begitu seterusnya setiap hari, seolah menjadi rutinitas bagi mereka untuk bermain bersama. Pernah suatu ketika, Dian rupanya tertidur sore itu. Kedua teman yang memanggil-manggilnya di balik pagar tak percaya kalau dibilang saat itu Dian sedang tidur, seolah bermain tanpa Dian tidaklah lengkap.

Lucunya lagi, pernah suatu ketika, kedua temannya ini seperti sedang “memperebutkan” Dian. Salah seorang teman menarik tangan kiri Dian dan teman yang satunya lagi menarik tangan kanan Dian. Kedua temannya itu menangis, masing-masing merasa Dian sebagai “milik”-nya. Ya, anak usia prasekolah makin suka bersosialisasi, membangun pertemanan, bahkan mulai memiliki teman akrab. Mereka tak hanya memiliki teman sepermainan di “sekolah”, akan tetapi juga punya banyak teman di lingkungan rumah.

Jangan heran kalau beberapa di antara anak itu ternyata paling disukai oleh teman-temannya, seperti Dian pada ilustrasi di atas. Alhasil, ketika sang teman yang jadi idola ini tak masuk “sekolah” atau tak ada di rumahnya, pun tak bisa bermain karena sedang sakit atau tidur siang, mereka merasa kehilangan dan kurang asyik kalau tak bermain dengannya. Inilah mungkin cikalbakal munculnya persahabatan.

Gampang Beradaptasi

Lalu, kenapa sih ada anak yang bisa menjadi “idola” bagi temantemannya? Tentu ada beberapa faktor yang melatarbelakangi hal itu. Boleh jadi, anak yang disukai ini memang “pembawaannya” menyenangkan sehingga temantemannya merasa tenteram, nyaman, dan senang sekali bila bermain bersamanya. Selain itu, mereka memiliki pola, minat, serta cara bermain yang hampir sama sehingga masing-masing merasa ada kecocokan. Klop.

Tak hanya itu, ada faktor lain yang menjadikan anak favorit bagi teman-temannya, yaitu temperamen yang notabene berperan cukup besar ketika ia berinteraksi dengan temantemannya. Secara umum, temperamen anak dibagi menjadi 3 yaitu easy child, slow to warm up child, dan di­ cult child. Nah, anak yang easy child merupakan sosok yang mudah berdaptasi terhadap lingkungan baru. Anak seperti ini juga berespons dengan baik terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, sehingga ketika menghadapi tekanan, cenderung lebih mudah mengatasinya.

Ia juga ramah dan mudah tersenyum dengan orang lain, bahkan orang baru yang ditemuinya. Si prasekolah yang memiliki temperamen easy child inilah yang kemudian lebih menjadi favorit di antara teman-temannya. Ia terlihat happy dan enjoy ketika bersama teman-temannya. Ia juga mudah menerima teman-teman baru. Tak heran bila ia pun menjadi lebih populer dari anak lainnya.

Berikut adalah informasi lengkap mengenai kursus IELTS di Jakarta yang terbaik untuk persiapan sebelum menghadapi tes tersebut.

Posted in Parenting | Leave a comment

Stimulasi Berbagai Kemampuan

Kegiatan di outdoor sangat beragam. Mama Papa dapat menciptakan sendiri aktivitas fun bersama si batita. Yang penting, melalui kegiatan itu, si kecil dapat berjalan, berlari, melompat, melatih keseimbangan, bergulingguling di tanah yang berumput, sesuai dengan kemampuan batita. Cobalah keseruan menangkap dan melempar bola atau sekadar berjalan bergandengan tangan sambil memberitahu si kecil nama-nama tanaman yang dilewati. Pelan-pelan boleh Mama Papa latih si batita menggunakan alat bermain seperti perosotan. Dalam hal ini, Mama atau Papa menunggu di bawah saat anak akan merosot. Begitu pula main ayunan dengan tetap dibimbing dan didampingi supaya aman.

Pagi dan Sore

Mengajak anak bermain di luar rumah (ke taman dekat kompleks, misalnya) bisa dilakukan kapan saja, terutama jika cuaca cerah. Biasanya sebelum jam 10 pagi, karena matahari pagi bagus untuk kesehatan kulit si kecil, dan sore hari saat matahari mulai condong ke barat, sebelum gelap/malam. Untuk tahap awal, cukup ajak si batita 10 sampai 15 menit per tiga hari. Kalau si batita mulai terbiasa, dapat kita atur kedatangan ke taman setiap pagi atau sore. Sesekali dapat diajak ke taman yang agak jauh dari rumah serta tempat yang lebih luas seperti kebun raya.

Menjaga Keselamatan Anak

Umumnya, orangtua tak mengizinkan anak bermain di luar rumah karena khawatir dengan adanya penculikan, selain takut anaknya jatuh dan terluka. Hal ini wajar saja karena setiap orangtua pasti memikirkan keselamatan anak-anaknya. Hanya saja, jangan sampai kekhawatiran/ketakutan tersebut membuat Mama Papa jadi melarang anak bermain di luar rumah. Poin pentingnya adalah Mama Papa harus tahu pasti lingkungan luar yang hendak dijadikan tempat bermain anak dan selalu berikan pengawasan untuk memastikan keselamatan anak. Mama Papa juga harus mengajarkan berbagai tindakan pencegahan yang bisa anak lakukan. Misalnya, minta anak untuk berteriak jika ada orang asing yang mengajak pergi. Ajarkan juga pada si kecil untuk meminta bantuan pada orang dewasa seperti polisi, satpam, atau petugas lainnya. Tekankan juga kalau anak tidak boleh pergi tanpa sepengetahuan Mama Papa.

Posted in Parenting | Leave a comment

Pilihan Tempat Beragam

Tentu tidak sembarang tempat bisa dijadikan tempat bermain anak. Carilah tempat dimana batita dapat aktif tapi aman. Baiknya, tempat tersebut sudah pernah dikunjungi sebelumnya, sehingga Mama Papa tahu bagaimana kondisi lingkungan tersebut. Misal, taman di kompleks perumahan yang umumnya tak terlalu banyak orang. Mama Papa dapat membawa batita ke tempat ini berkali-kali sehingga ia pun hafal dengan kondisi taman kompleks. Mama Papa juga bisa kenalkan taman kota yang ada rumputnya sehingga kalau jatuh tak menimbulkan luka. Pilihan lainnya ke kebun raya seperti Kebun Raya Bogor. Namun pilih tempat yang sejuk atau tak terkena panas matahari langsung serta aman. Selain itu, pilih tempat yang agak sepi supaya anak lebih fokus bergerak. Bisa juga kita mengajak si batita ke taman bunga bila lokasinya dekat dengan rumah. Kalau Taman Bunga di daerah puncak terlalu jauh karena batita bisa lelah. Juga kurang disarankan bila si kecil diajak ke tempat-tempat ramai seperti Monumen Nasional (monas) karena terlalu ramai dan kurang banyak pepohonan sehingga batita bisa kepanasan.

Perhatikan Kenyamanan

Agar si batita mendapatkan stimulasinya secara optimal ketika berada di outdoor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Mama Papa, yaitu: * Pakaikan celana/baju yang nyaman, misalnya berbahan kaus. * Pakai celana panjang atau legging bagi anak perempuan untuk menjaga anak agak tidak lecet kalau terjatuh. * Boleh pakai topi, namun ukurannya harus pas. Jangan sampai kesempitan atau kebesaran hingga melorot yang malah menutupi pandangan anak. * Meski bermain di taman dekat rumah, jangan lupa bawa minuman dan makanan. Jika tiba-tiba si batita merasa haus atau lapar, Mama Papa sudah siap, tak usah pulang dulu. * Ingatkan anak untuk jeda sebentar, minum, lalu mengambil napas panjang untuk memasukkan oksigen ke dalam paru. Dengan begitu pernapasannya dan sirkulasi darah menjadi lancar. * Perhatikan keamanan dari hewan yang biasa ada di taman, semisal: kucing, nyamuk, lalat, cacing. Untuk menghindari gigitan nyamuk, Mama bisa mengoleskan krim/losion antinyamuk yang aman bagi anak. * Cari tempat yang rata dan berumput untuk mengamankan dari jatuh dan luka atau lecet ketimbang bermain di atas lantai bersemen. * Pilih area yang tak terlalu ramai dengan anak-anak yang lebih besar, misalnya anak yang menggunakan sepeda karena berisiko menabrak si batita.

Simak juga informasi lengkap mengenai tempat terbaik untuk kursus bahasa Perancis di Jakarta bagi Anda yang ingin mahir dalam berbahasa Perancis.

Posted in Parenting | Leave a comment

RUTA CropCare Indonesia 2020

RUTA CropCare Indonesia 2020 – aSOSiaSi pUpUK dan pestisida yang beranggotakan 56 perusahaan-perusahaan lokal dan multinasional, CropCare, mengadakan Rapat Umum Tahunan Anggota (RUTA) di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Selasa (24/5). Agenda rapat berisi laporan dan pertanggungjawaban kegiatan Asosiasi CropCare selama kurun waktu April 2017 – Maret 2018. Mengambil tema “Menyatukan Sikap Dalam Meng – hadapi Tantangan Global 2018”, rapat di – hadiri anggota dan pengurus CropCare ser ta Direktur Jenderal Prasarana dan Sa – rana Pertanian, Kementan, Pending Dadih Permana.

Dalam laporannya, Joko Suwondo, Ke – tum Asosiasi CropCare Indonesia me – nyampaikan, dalam tahun pertama masa bakti, pengurus telah melakukan berbagai hal yang baik. Contohnya, perbaikan dan peningkatan fungsi kesekretariatan dalam menjalankan roda organisasi menjadi le – bih maksimal. Pada akhirnya, semua ang – gota dapat merasakan manfaat keanggotaannya. “Mari bahu-membahu dan bekerja sama dalam menghadapi tan – tang an ke depan,” ajak Joko. Sementara itu, Pending Dadih Permana, me ngatakan, pemerintah akan terus ber – usaha membantu dan memfasilitasi serta memperbaiki birokrasi juga regulasi yang ada. Tujuannya agar sinergi berjalan de – ngan baik dan kesejahteraan serta kemakmuran bangsa, melalui pembangunan sektor pertanian dapat terwujud

Posted in Pertanian | Leave a comment