Categories
Berita

Pecah Kongsi Di Tanah Kosambi 1

Pada Desember 2010, Yusuf dan Suryadi mendatangi Adipurna di Pontianak. Keduanya meneken surat pernyataan yang isinya akan bertanggung jawab atas penjualan aset tersebut. Mereka berjanji akan memberikan bagian Adipurna. Masalah muncul ketika Yusuf mengirimkan uang Rp 1 miliar ke rekening istri Adipurna pada akhir Agustus 2011.

Sehari kemudian, duit Rp 4 miliar masuk ke rekening yang sama. Adipurna menghubungi Yusuf untuk meminta penjelasan. Jawaban Yusuf, kata Adipurna, uang tersebut merupakan uang panjar bagi hasil penjualan aset tanah. ”Saya tambah marah karena belum pernah sepakat soal ganti rugi,” ujarnya. Pertengahan Mei 2012, Adipurna melaporkan Yusuf dan Suryadi ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *