Categories
Pendidikan

Taman Bacaan Untuk Anak-Anak Di Indonesia Timur

Keberadaan taman bacaan memudahkan anak-anak me- menuhi hasrat membaca tan pa perlu mengeluarkan biaya untuk membeli buku. Taman bacaan juga dapat memancing keinginan anak untuk cinta dengan buku. Namun sayang, jumlah taman bacaan masih sedikit, dan itu pun belum tersebar merata di seluruh Indonesia.

“ Pilihan terbaik tempat kursus bahasa Jerman di Jakarta Selatan untuk siswa dan pekerja “ sat-jakarta.com

Melihat hal ini, sebuah organisasi nirlaba yang fo kus pada pendiriaan dan pengelolaan perpustakaan anak-anak, mendirikan taman bacaan di Flores, Nusa Tenggara Timur. Taman Bacaan Pelangi, bekerja sama dengan Room to Head memilih delapan sekolah dasar untuk dijadikan taman bacaan. Di antara yang terpilih adalah SD Wae Nakeng di kecamatan Lembor, Manggarai Barat, Flores “Kami sangat senang atas peresmian 8 perpustakaan baru di Flores.

Dengan sistem manajemen perpus takaan dari Room to Head diharapkan dapat meningkatkan kualitas minat membaca anak”, ungkap Nila Tanzil, pendiri Taman Bacaan Pelangi saat konferensi pers di Jakarta beberapa waktu lalu. Nila mengutip data EGRA (Early Grade Reading Assessment) tahun 2014, Maluku, Nusa Tenggara, Papua memiliki pemahaman membaca terendah (46%) dibandingkan daerah lain di Indonesia.

Melihat hal ini Taman Bacaan Pelangi berupaya mendirikan perpustakaan anak di daerah pelosok agar anak-anak di sana tetap bisa membaca buku. Taman Bacaan Pelangi juga mengajak sekolah-sekolah yang ada untuk menerapkan “jam perpustakaan”, dimana setiap sekolah wajib meluangkan waktu minimal satu jam dalam seminggu untuk anak-anak belajar di perpustakaan.

Hindari Terlalu Sering Beri Antibiotik

Pemberian antibiotik yang berulang dapat berpengaruh terhadap perkembangan anak, demikian menurut studi yang dimuat di jurnal Nature Communications. Menurut penelitian awal para ahli dari New York University Langone Medical Center, paparan antibiotik secara berulang pada masa-masa awal perkembangan, ternyata dapat mengganggu bakteri dalam pencernaan dan bisa secara permanen mengubah metabolisme tubuh, sehingga meningkatkan risiko obesitas. Studi ini juga menemukan adanya kaitan antara antibiotik jenis tylosin dengan efek jangka panjang kenaikan berat badan, sementara jenis amoxicillin dapat berpengaruh pada pertumbuhan tulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *