Categories
Parenting

ASI Lancar dan Badan Langsing Bag2

PERHATIKAN CARA MEMASAK Untuk bisa mendapatkan semua zat gizi yang dibutuhkan saat menyusui, cara memasak bahan makanan juga harus diperhatikan. Usahakan tidak mengonsumsi bahan makanan secara mentah, melainkan dikukus atau direbus. Kurangi frekuensi menggoreng, apalagi dengan minyak yang berulangulang digunakan.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Kenapa? Karena cara memasak tersebut tidak sehat, mengandung lemak jenuh, juga bisa membuat BB Mama cepat naik. Meski mama menyusui dianjurkan untuk menghindari MSG, namun setiap masakan diusahakan tetap diberi garam sedikit saja. Tren memasak tanpa garam untuk diet langsing yang marak sekarang ini, sangat tidak disarankan untuk mama menyusui, karena Mama menyusui butuh yodium. Begitu juga dengan pemanis, gunakan gula rendah kalori atau madu.

JANGAN MALAS GERAK Tip lain agar kecukupan gizi di masa menyusui tercukupi, namun kondisi tubuh Mama tetap bugar serta cepat langsing, Mama juga harus aktif bergerak dan berolahraga. Dengan aktif bergerak, metabolisme tubuh menjadi baik, sehingga penyerapan nutrisi pun menjadi optimal.

Produksi ASI menjadi lancar, proses pembentukan tubuh akan terjadi, sehingga langsing pun didapat. Memang, sih, Ma, langsing enggak bisa dalam sekejapan mata, butuh waktu dan proses. Bahkan, banyak ahli mengingatkan agar Mama lebih mengutamakan kelancaran ASI terlebih dahulu, ketimbang keinginan untuk kembali langsing.

SAMPAI HABIS “Al mulai makan sendiri sejak usia 14 bulan, walau suapannya belum sempurna. Tapi, dia jago nyuapin papa mamanya, terutama makan buah, dia hobi nyuapin papanya dan nyuapinnya cepet banget. Apalagi kalau Al sudah tak mau lagi makan buahnya, yang harus menghabiskan, ya, papanya, dia suapin terus papanya sampai buahnya habis.” Harry Kurniyawan, papa dari Almeer Fawwaz Kurniyawan (25 bulan).

SOO SWEET “Setiap Azka punya jajanan es, cokelat, maupun es krim, dia selalu menyisihkan untuk papanya. Suatu ketika, saya pernah iseng, saya belikan Azka cokelat, lalu saya berkata, ‘Enak, ya, Mas, cokelatnya. Kita habiskan, yuk, Papa tidak usah dikasih.’ Dengan tegas, Azka langsung menjawab, ‘Gak boleh, bagi buat Papa, kasian!’ Begitu papanya datang, Azka langsung berlari menghampiri papanya, ‘Papa, aku punya cokelat, ini buat Papa.’ Lalu, Azka menyuapi papanya.” Budi setiawan, papa dari Azka Dimas Praditama (3,5).

Sumber : https://pascal-edu.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *