Categories
Berita

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag10

Penggagas UVJF, Yuri Mahatma, menyatakan mereka selalu memperkuat warnajazz dari tahun ke tahun ketimbang harus melebarkan sayap dengan menggaet pengunjung dari segmen musik yang lain. ”Bukan kami antimusik yang lain, tapi kami percaya, setiap panggung harus punya identitas sendiri,” kata Yuri, 43 tahun, yang sempat menimba ilmu jazz di Belanda.

Yuri menuturkan, ide itu muncul dari pengalaman setelah hampir 15 tahun menjelajahi dan menikmati sejumlah festival di Indonesia dan luar negeri. Meski berlabel jazz, ternyata banyak yang terjebak untuk berkompromi dengan warna musik pop buat menjaring penonton dan mendapatkan sponsor. Sebagian dengan alasan bahwajazzterlalu rumit untuk dinikmati dan harus melalui tahap mendidik penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *