Categories
Berita

Ford Motor Indonesia Angkat Bendera Putih

Ford Motor Indonesia Angkat Bendera Putih – Kabar duka menghen- tak industri otomotif nasional. Ford Motor Indonesia (FMI) dipastikan menutup operasional penjualan mereka pada akhir 2016. Langkah ini dilakukan menyusul keputusan Ford Motor Co, yang berpusat di Detroit, Amerika Serikat untuk menutup 2 unit bisnis mereka baik di Indonesia dan juga Jepang. Ford mengklaim jika mereka tidak mampu mencetak bisnis yang menguntungkan di kedua negara tersebut. “Kami telah mengumumkan keputusan bisnis yang sulit untuk mundur dari seluruh operasi kami di Indonesia pada paruh kedua tahun ini. Hal ini termasuk menutup dealership Ford dan menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford.” ujar Bagus Susanto, Managing Director PT FMI di laman utama FMI.

Ditelisik lebih jauh, keputusan Ford untuk menghentikan operasinya di Indonesia hampir satu tahun setelah General Motors memutuskan langkah yang sama. Saat itu ada sekitar 500 pekerja kehilangan pekerjaan setelah ditutupnya pabrik perakitan GM di Pondok Ungu Bekasi. Hal ini tentu mencuatkan kesimpulan jika brand mobil Amerika terbukti kurang bisa bersaing dengan merek mobil asal Jepang di Indonesia. Tutupnya FMI berimbas pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sekitar 35 orang staf Ford di Indonesia. Meski operasi bisnis di Indonesia terkait dengan Ford akan ditutup akhir tahun ini, FMI tetap menjamin nasib konsumen mereka. “Kami tidak pergi begitu saja. Semua layanan, terFord Motor Indonesia Angkat Bendera Putih FORD HENGKANG DARI INDONESIA masuk servis, suku cadang, sampai garansi hingga tiga tahun ke depan. Semua menjadi komitmen kita, konsumen tidak akan kehilangan haknya,” tegas Lea Kartika Indra, Communication Manager FMI.

Pernyataan Lea setidaknya sedikit mengobati ‘sakit hati’ para konsumen Ford yang terlanjur membeli mobil-mobil baru Ford. Sebut saja pembeli model baru Ford Everest, Ford Ranger dan Ford Focus. Ford Motors masuk ke Indonesia pada tahun 2002. Sampai 2013 tahun kiprahnya, FMI sudah memiliki 44 diler yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak tersedianya fasilitas produksi, serta kendaraan yang bersaing di segmen utama, dinilai membuat Ford sulit untuk berkompetisi dalam bisnis. Sedikit catatan saja, tahun lalu Ford hanya bisa menjual sekitar 6.000 unit. Angka ini tidak lebih dari 0,6 persen dari total penjualan mobil sepanjang 2015 yang mencapai 1 juta unit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *