Categories
Parenting

Cacingan Bikin IQ Turun Bag2

MASIH DIANGGAP SEPELE Dari keterangan di atas, ternyata dampak cacingan enggak main-main ya, Ma. Sayangnya, mayoritas ma yarakat masih menilai enteng masalah cacingan ini. Padahal, dalam jangka panjang, problem ini dapat menimbulkan dampak yang serius dan tak bisa dianggap sepele.

Baca juga : Kerja di Jerman

Secara konkret, cacing dapat menyerang mukosa usus dan mengisap makanan (karbohidrat dan protein) serta darah dalam tubuh anak. Alhasil, anak dapat mengalami kekurangan gizi sehingga terganggu pertumbuhan fisik dan otaknya. Anak kemudian menjadi lemas, mudah sakit, seperti sakit perut dan mencret. Efeknya, anak yang sakit itu jadi sering tidak masuk sekolah sehingga proses belajarnya terganggu. Jadi, cacingan memang tidak menimbulkan risiko kematian, akan tetapi, cacingan tidak hanya mengancam faktor kesehatan anak tapi juga kecerdasan dan tumbuh kembangnya.

ANTIPARASIT Untuk menangani masalah cacing, umumnya dokter akan memberikan obat yang memiliki efek sebagai antiparasit. Ada dua jenis obat yang biasa digunakan yaitu: * Pyrantel pamoat. Dosis pengobatan cacingan yang belum diketahui jenisnya untuk anak-anak adalah 10 mg/kg berat badan, diberikan dalam dosis tunggal. * Mebendazole. Dosis pengobatan cacingan yang belum diketahui jenisnya, sama dengan dosis di atas, yaitu untuk anak-anak 10 mg/kg berat badan diberikan dalam dosis tunggal.

Untuk cacingan yang sudah diketahui jenisnya, dokter akan memberikan obat yang sesuai. Namun, karena kebanyakan anak mengidap cacing kremi, maka dua obat yang disebutkan di atas sudah cukup. Tak kalah penting, bila ada anggota keluarga yang mengalami cacingan, sebaiknya pengobatan juga diberikan untuk seluruh anggota keluarga. Tujuannya untuk mencegah/mewaspadai terjadinya penularan cacingan tersebut.

Kemudian, selama masa pengobatan untuk menghindari penularan cacingan ke anggota keluarga lain, dapat dilakukan upaya mencuci tangan dengan sabun setiap usai ke toilet atau sebelum menyentuh makanan. Juga hindari menyentuh mulut dengan tangan yang belum dicuci. MENCEGAH LEBIH BAIK Tjandra menekankan, perilaku hidup sehat adalah cara terbaik menghindari cacingan. Karena cacing kebanyakan hidup di tanah, maka hindari pula si kecil bermain tanah atau segera cuci tangan sehabis si kecil bermain kotor-kotoran, sebab bisa saja cacing masuk melalui kuku anak.

Sumber : https://maxfieldreview.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *