Anak Populer Masa Kini

Anak yang mudah beradaptasi, umumnya lebih disukai dalam pergaulan. Tak heran bila ia cukup populer di kalangan temantemannya. “Dian… Dian… main, yuuuk…!” Kata-kata itu diucapkan berulang dengan kompak oleh suara-suara mungil dari balik pagar rumah. Terlihat dua gadis cilik berdiri sambil memegang mainan. Dian yang sedang mewarnai gambar di ruang keluarga, langsung bergegas membuka pintu rumah. Ia tampak senang menyambut temantemannya. Kedua bocah cilik itu pun sumringah begitu melihat Dian muncul dari balik gerbang.

Ketiganya lalu asyik bermain, mereka ketawa-ketiwi bersama. Esok harinya, kembali Dian disambangi teman-temannya. Begitu seterusnya setiap hari, seolah menjadi rutinitas bagi mereka untuk bermain bersama. Pernah suatu ketika, Dian rupanya tertidur sore itu. Kedua teman yang memanggil-manggilnya di balik pagar tak percaya kalau dibilang saat itu Dian sedang tidur, seolah bermain tanpa Dian tidaklah lengkap.

Lucunya lagi, pernah suatu ketika, kedua temannya ini seperti sedang “memperebutkan” Dian. Salah seorang teman menarik tangan kiri Dian dan teman yang satunya lagi menarik tangan kanan Dian. Kedua temannya itu menangis, masing-masing merasa Dian sebagai “milik”-nya. Ya, anak usia prasekolah makin suka bersosialisasi, membangun pertemanan, bahkan mulai memiliki teman akrab. Mereka tak hanya memiliki teman sepermainan di “sekolah”, akan tetapi juga punya banyak teman di lingkungan rumah.

Jangan heran kalau beberapa di antara anak itu ternyata paling disukai oleh teman-temannya, seperti Dian pada ilustrasi di atas. Alhasil, ketika sang teman yang jadi idola ini tak masuk “sekolah” atau tak ada di rumahnya, pun tak bisa bermain karena sedang sakit atau tidur siang, mereka merasa kehilangan dan kurang asyik kalau tak bermain dengannya. Inilah mungkin cikalbakal munculnya persahabatan.

Gampang Beradaptasi

Lalu, kenapa sih ada anak yang bisa menjadi “idola” bagi temantemannya? Tentu ada beberapa faktor yang melatarbelakangi hal itu. Boleh jadi, anak yang disukai ini memang “pembawaannya” menyenangkan sehingga temantemannya merasa tenteram, nyaman, dan senang sekali bila bermain bersamanya. Selain itu, mereka memiliki pola, minat, serta cara bermain yang hampir sama sehingga masing-masing merasa ada kecocokan. Klop.

Tak hanya itu, ada faktor lain yang menjadikan anak favorit bagi teman-temannya, yaitu temperamen yang notabene berperan cukup besar ketika ia berinteraksi dengan temantemannya. Secara umum, temperamen anak dibagi menjadi 3 yaitu easy child, slow to warm up child, dan di­ cult child. Nah, anak yang easy child merupakan sosok yang mudah berdaptasi terhadap lingkungan baru. Anak seperti ini juga berespons dengan baik terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, sehingga ketika menghadapi tekanan, cenderung lebih mudah mengatasinya.

Ia juga ramah dan mudah tersenyum dengan orang lain, bahkan orang baru yang ditemuinya. Si prasekolah yang memiliki temperamen easy child inilah yang kemudian lebih menjadi favorit di antara teman-temannya. Ia terlihat happy dan enjoy ketika bersama teman-temannya. Ia juga mudah menerima teman-teman baru. Tak heran bila ia pun menjadi lebih populer dari anak lainnya.

Berikut adalah informasi lengkap mengenai kursus IELTS di Jakarta yang terbaik untuk persiapan sebelum menghadapi tes tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *